Home

Kampung Ulos Hutaraja Pardamean

Jumat, 17 Juni 2022

(Lanjutan) setibanya di Pelabuhan Ambarita karena hari sudah mulai sore maka rute selanjutnya melaju ke Air Panas Pangururan. Di g-maps nama titiknya adalah aek rangat (artinya air panas) pangururan yang merupakan sumber air panas yang mengandung belerang. Sembari menikmati hangatnya suasana mandi di air panas, di tempat pemandian pengunjung dapat memesan makanan hangat seperti mie gomak (mie-nya mirip spaghetti) yang diberi kuah, jajanan mie instan dan minuman hangat. Dan setelah perjalanan seru waktunya istirahat.

Ada beberapa tempat wisata yang saling berdekatan di sekitar Pangururan, dalam kunjungan ini yaitu Kampung Ulos Hutaraja dan Pardamean, Pantai Pasir Putih, Parbaba, Tomok, Tuktuk, Huta Siallagan, Batu Hobon dan terakhir adalah Sopo Guru Tatea Bulan.

Kampung Ulos Hutaraja dan Pardamean adalah sebuah kampung yang menjadi pusat tenun Kain Ulos Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Lokasi kampung ulos ini sangat dekat dekat Pantai Pasir Putih Parbaba. Di Kampung Ulos Hutaraja dan Pardamean, tradisi tenun Ulos terus dipelihara yang telah dikenal oleh suku Batak sejak abad ke-14. Kain Ulos memiliki peranan penting dalam kebudayaan suku Batak. Setiap corak dan warna Kain Ulos memiliki falsafah dan kegunaan masing-masing. Terdapat makna dari Kain Ulos untuk setiap momen kehidupan masyarakat Batak, baik mulai kelahiran, pernikahan, bekerja, hingga meninggal seseorang memiliki Kain Ulos khusus yang perlu dikenakan di momen-momen tersebut.

Penataan Kampung Ulos Hutaraja dan Pardamean sangat rapi dan menarik, sejak diresmikan tanggal 03 Februari 2022 oleh Bapak Presiden Joko Widodo, tempat ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi. Rumah adat batak yang tersusun rapi dengan hiasan gorga berwarna merah, putih dan hitam serta pemandangan danau toba memperindah tatapan mata sembari melihat masyarakat setempat bertenun ulos di depan rumah masing-masing. Pengunjung juga diperkenankan untuk membeli hasil tenunan warga, sambil bertanya arti atau maknanya kepada warga.

Kita lanjutkan lagi ke spot wisata berikutnya ya.

Kerinduan akan Danau Toba

Foto Irawaty E. Sitanggang dengan Kapal KMP Ihan Batak tanggal 17 Juni 2022

Kerinduan akan Danau Toba – Danau Toba terletak di provinsi Sumatera Utara, yang menjadi pusat destinasi favorit karena keindahannya mengitari beberapa kabupaten di provinsi Sumatera Utara. Sejarah singkat asal usul Danau Toba adalah bercerita tentang seorang petani yang bernama Pak Toba yang mengingkari janjinya kepada istrinya, hingga terjadi malapetaka. Terjadinya petaka berupa hujan yang deras yang menggenangi seluruh desa dan menjadi danau yang disebut sekarang danau toba.

Rute perjalanan menuju DanauToba kali ini di hari Sabtu tanggal 18 Juni 2022 diawali dari kota Medan melewati sekitar 163 km sekitar 3-4 jam (via Tol Tebing Tinggi dengan biaya tol Rp. 58.500,-) ke Pelabuhan Ajibata. Setibanya di Pelabuhan pastikan mobil mengikuti antrian masuk terlebih dahulu sebelum menaiki kapal KMP. Ihan Batak.  Jika sudah masuk dalam antrian penumpang boleh turun dan bebas beraktifitas di sekitaran Pelabuhan sembari menunggu jadwal keberangkatan yang sudah ada. Mobil kami bersama 30-an mobil lainnya mendapat kesempatan untuk berangkat jam 17:30 WIB dengan harga tiket mobil+penumpang Rp. 170.000,- menuju Pelabuhan Ambarita.

Hal menarik dalam perjalanan ini adalah Kapal Ihan Batak menyediakan tempat duduk di dalam kapal dan di pelataran kapal yang membuat kita dapat duduk di luar menikmati perjalanan sembari memandang keindahan alam Danau Toba. Oh ya 15 menit setelah kapal berlayar, ada pertunjukan manortor dengan tulus dan sederhana dari lima orang boru batak yang masih belia.

Yakin tidak berkunjung (lagi) ke Danau Toba?